Notes

Doa Tengah Malam Buta

Di tengah malam buta, saat hujan tak juga turun…

Seekor kecoa tua terpeleset dan terguling di lantai marmer yang licin. Sadar tak ada yang bisa menolongnya kecuali Tuhan, kecoa itu pun berhenti mengentakkan kaki-kakinya, lalu berdoa. Ia berharap bisa berdiri kembali di atas kaki-kakinya dan pulang ke sarangnya dan tidur di bawah kegelapan dapur yang hangat.

Di kejauhan, seekor semut pencari jejak melihat peristiwa itu dari kejauhan lalu tergesa-gesa kembali ke sarangnya untuk memberitahu koloninya tentang sebuah anugerah yang sebentar lagi terpampang di depan mata mereka. Pimpinan koloni menyiagakan satu unit pasukan elite untuk misi khusus itu. Sebelum tim ini berangkat, mereka pun berdoa, agar Tuhan memudahkan ikhtiar mereka dan memberikan mereka makanan yang banyak.

Di sudut ruangan tak terlihat, aku bertanya-tanya dalam hati. Pertanyaan yang harus pula kutanyakan pada kalian:

Menurutmu, kisanak, doa manakah yang akan dikabulkan Tuhan?[]

Standard

2 thoughts on “Doa Tengah Malam Buta

  1. sandrina says:

    semoga doa keduanya di kabulkan Tuhan. tentu dengan caraNya yang tak mungkin kita nalar. Karena Dia Maha Tahu

    Like

  2. Pingback: Takdir Itu Banyak! | The Lost Word

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s